Sumber Daya Manusia (SDM) Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI

PPKH Kecamatan Lakbok - Sumber Daya Manusia (SDM) Kesejahteraan Sosial yang berperan dalam membantu Kementerian Sosial dalam melakanakan Tugas Penyelenggaraaan Kesejahteraan Sosial  menurut Undang Undang No. 11 tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial  dan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2017 ada 4 (empat) yaitu: Tenaga Kesejahteraan Sosial, Pekerja Sosial, Relawan Sosial dan Penyuluh Sosial.


A. Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS)

- Tenaga Kesejahteraan Sosial adalah seseorang yang dididik dan di latih secara profesional untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan dan penanganan masalah sosial dan atau seseorang yang bekerja, baik di lembaga Pemerintah maupun swasta yang ruang lingkup kegiatannya di bidang Kesejahteraan Sosial.
- TKS terdiri dari Aparatur Sipil Negara dan/atau masyarakat
- TKS yang berasal dari Aparatur Negara  terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan/atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
- TKS mempunyai tugas memberikan pelayanan Kesejahteraan Sosial Kepada PMKS
- Tenaga Sosial yang berasal dari Masyarakat di sebut Pendamping Sosial yang terdiri dari: 
1) Pendamping Sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
2) Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH)
3) Pendamping Sosial Asistensi Lanjut Usia
4) Pendamping Sosial Anak
5) Pendamping Sosial orang dengan HIV-Aids
6) Pendamping Sosial Korban Perdagangan Orang
7) Pendampng Sosial Disabilitas Berat
8) Pendamping Sosial Napza
9) Pendamping Sosial Komunitas Adat Terpencil (KAT)
10) Pendamping Sosial Eks Narapidana
11) Pendamping Sosial Eks Wanita Tuna Susila
12) Pendamping Sosial Sarana dan Prasarana lingkungan dan rumah tidak layak huni
13) Pendamping Sosial Usaha Ekonomi Produktif

B. Pekerja Sosial Profesional

- Pekerja Sosial Profesional adalah seseorang yang bekerja, baik di lembaga pemerintah maupun swasta yang memiliki kompetensi dan profesi pekerjaan sosial dan kepedulian dalam pekerjaan sosial yang diperoleh melalui pendidikan, pelatihan, dan/atau pengalaman praktik pekerjaan sosial untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan dan penanganan masalah sosial

- Pekerja sosial meliputi Asisten Pekerja Sosial, Pekerja Sosial Genenralis, dan Pekerja Sosial Spesialis

- Pekerja Sosial Spesialis meliputi:
1) Kebencanaan
2) Disabilitas
3) Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya
4) Lanjut Usia
5) Oranag dengan HIV-Aids
6) Kemiskinan
7) Korban Perdagangan Orang
8) Korban Tindak Kekerasan
9) Tuna Sosial
10) Medis

- Asisten Pekerja sosial adalah orang yang membantu pekerja Sosial dengan tugas memberikan pelayanan Kesejahteraan Sosial kepada PMKS

- Pekerja Sosial memiliki tugas sebagai berikut:
1) Memecahkan Masalah
a) Membantu orang memecahkan masalahnya
b) Memberikan pelayanan provisi sosial
c) Mengembangkan rencana penanganan kasus
d) Melakukan penanganan kasus individu, keluarga, kelompok, serta komunitas
e) Melakukan pengembangan kompetensi profesional pekerjaan sosial
2) Memberdayakan dan sebagai agen perubahan
a) Mengembangkan sistem jaringan pemberian pelayanan
b) Mengembangkan program
c) Mengembangkan pendidikan dan pelatihan
d) Melakukan pemeliharaaan dan pengembangan organisasi
e) Memberikan pelayanan perlindungan
3) Melakukan analisis kebijakan sosial

Kegiatan ini meliputi penelitian dan analisis kebijakan sosial

- Pekerja sosial dalam melaksanakan praktik pekerjaan sosial wajib lulus sertifikasi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Pekerjaan Sosial ditetapkan oleh Menteri Sosial

- Pekerja Sosial yang melakukan praktik masndiri selain lulus sertifikasi harus juga memperoleh izin praktik yang ditetapkan oleh Menteri Sosial



C. Relawan Sosial

- Relawan Sosial adalah seseorang dan/atau kelompok masyarakat, baik yang berlatar belakang pekerjaan sosial maupun bukan berlatar belakang pekerjaan sosial, tetapi melaksanakan kegiatan penyelenggaraan di bidang sosial bukan di instansi sosial pemerintaha atas kehendak sendiri atau tanpa imbalan (berdasarkan Sukarela)

-  Relawan Sosial terdiri dari:

1)  Pekerja Sosial Masyarakat

2) Karang Taruna

3) Tenaga Pelopor Perdamaian

4) Taruna Siaga Bencana

5) Tenaga Kesejateraan Sosial Kecamatan (TKSK)

6) Wahana Kesejahteraan Berbasis Masyarakat

7) Wanita Pemimpin Kesejahteraan sosial

8) Kader Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

9) Kader Rahabilitasi Berbasis Keluarga

10) Penyuluh Sosial Masyarakat

11) Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3)

12) Lembaga Peduli Keluarga

13) Lembaga Kesejahteraan Sosial

-  Relawan melaksanakan tugas pelayanan kesejahteraan sosial dengan atau tanpa imbalan
-  Relawan sosial terdata di Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi atau Dinas Sosial Kabupaten
-  Relawan Sosial Wajib Lulus Sertifikasi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Pekerjaan Sosial dan ditetapkan oleh Menteri Sosial

 D.  Penyuluh Sosial

-  Penyuluh Sosial adalah seseorang yang mempunyai tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang untuk melaksanakan Kegiatan Penyuluhan Sosial di bidang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial
-  Penyuluhan sosial melaksanakan tugs penyuluhan kepada:
   1) PMKS
   2) PSKS
   3) Masyarakat
-  Penyuluhan sosial adalah gerak awal dan gerak dasar dari penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial yang bertujuan untuk Pengubahan Prilaku
-  Penyuluhan Sosial melakukan penyuluhan bersifat mandiri dan/atau Penugasan sebagai aparatur sipil negara
-  Penyuluh sosial dalam melaksanakan penyuluhan wajib lulus sertifikasi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Penyuluh Sosial dan ditetapkan oleh menteri sosial
-  Empat unsur terpenting dalam penyuluhan yaitu Komunikasi, Informasi, Motivasi dan Edukasi


Oleh : Ferdiyan Pratama - Kemsos
Sumber:
-   Undang-undang No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial
-   Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2017 Tentang Standar Nasional Sumber Daya Manusia Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

Post a Comment

1 Comments