Aneka Cemilan Produk Unggulan KUBE Desa Cintajaya Kecamatan Lakbok

PPKH Kecamatan LakbokKUBE adalah Kelompok Usaha Bersama yaitu salah satu program pemerintah yang ada pada Kementerian Sosial RI khususnya di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat miskin dengan pemberian modal usaha melalui program Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS) untuk mengelola Usaha Ekonomi Produktif (UEP)



Kepengurusan KUBE pada hakekatnya KUBE dibentuk dari, oleh dan untuk anggota kelompok pengurus KUBE dipilih dari anggota kelompok yang mau dan mampu mendukung pengembangan KUBE, memiliki kualitas seperti kesediaan mengabdi, rasa keterpanggilan, mampu mengorganisasikan dan mengkoordinasikan kegiatan anggotanya, mempunyai keuletan, pengetahuan dan pengalaman yang cukup serta yang penting adalah merupakan hasil pilihan dari anggotanya. 

KUBE bertujuan untuk mewujudkan : 
1. Peningkatan kemampuan berusaha para anggota KUBE secara bersama dalam kelompok
2. Peningkatan pendapatan
3. Pengembangan usaha
4. Peningkatan kepedulian dan kesetiakawanan sosial diantara para anggota KUBE dan dengan masyarakat sekitar.

Berikut ini adalah contoh produk KUBE Desa Cintajaya Kabupaten Ciamis. Kelompok Kube ini terbentuk pada tahun 2017. Kelompok ini fokus memproduksi aneka makanan ringan berupa sale pisang, kripik pisang, kripik singkong, goreng keron, makaroni pedas dan lain-lain. 


Dari rasa kemasan dan bentuk produk makanan ini cukup menarik sehingga sangat layak untuk di pasarkan, karena harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Untuk pemasaran produk kube ini sudah cukup luas, dari mulai Kcamatan Lakbok, Kecamatan Banjarsari sampai kota Banjar. 

Dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos) fokus pada program pemberdayaan masyarakat. Selain itu pemerintah juga fokus melakukan sinergi antara pusat dan daerah. Khususnya di Daerah Kabupaten Ciamis program pemberdayaan batuan dana untuk KUBE sangat membantu sekali terhadap Kelompok KUBE ini. Sebagai modal untuk usaha kecil menengah, guna menambah penghasilan.

Menurut Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Andi ZA Dulung, saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah ialah bagaimana supaya penurunan angka kemiskinan bisa permanen.

"Caranya adalah orang (penerima manfaat) yang mendapatkan bansos harus didorong supaya dia bisa menolong dirinya sendiri, punya penghasilan sendiri yang tetap dan berkelanjutan," kata Andi.

Menurut Andi, harapan pemerintah agar penerima yang sudah berpenghasilan tetap dan berkelanjutan bisa keluar dari program bansos. "Makanya sekarang kita galang ini melalui lintas kementerian. Ada beberapa kementerian yang membantu kita, termasuk Kementerian Pertanian. Ini kita lakukan dalam rangka bahu-membahu untuk menurunkan angka kemiskinan," kata Andi.


 Sumber Kutipan :
- kemsos.go.id
- merdeka.com

Post a Comment

0 Comments